Syarat & Ketentuan Layanan

PT. IndoExpress Logistics — Aplikasi IDX Logistics

Berlaku sejak: 9 Juli 2026 · Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2026

Draf — nilai tertentu (masa quote, batas, domisili sengketa) dapat disesuaikan; dokumen ini sebaiknya ditinjau ahli hukum/PPJK sebelum final.

Dengan menggunakan aplikasi & layanan IDX Logistics, Anda ("Customer") menyetujui Syarat & Ketentuan ("S&K") ini.

1. Definisi

2. Ruang Lingkup Layanan

IDX menyediakan enam layanan: IDX Import Drop Point Consol DDP, IDX Import DTD DDP (door to door DDP; harga dasar port to door, door to door dengan Add-on asal), IDX Import Port to Port, IDX Export Port to Port, IDX Nusantara DTD (truk FTL: alamat muat sampai alamat bongkar; laut dan udara: gudang/pelabuhan IDX Jakarta sampai gudang/pelabuhan/bandara tujuan, jemput dan antar sebagai tambahan), dan IDX Customs Clearance (jasa kepabeanan impor/PIB; PEB ekspor tersedia sebagai Add-on IDX Export Port to Port atau atas permintaan dengan harga dikonfirmasi ops). Pengantaran impor sampai alamat Customer di Jakarta; untuk kota lain, penerusan via hub Jakarta sampai gudang/pelabuhan kota tujuan, dan antar ke alamat di kota tersebut dikonfirmasi ops. Rincian biaya yang sudah/belum termasuk tiap layanan tercantum pada kartu "Cakupan Biaya" di aplikasi dan menjadi bagian tak terpisahkan dari S&K ini.

3. Harga, Estimasi, Quote & Kurs

  1. Harga di aplikasi adalah ESTIMASI, bukan harga final yang mengikat.
  2. Tarif final dikonfirmasi tim ops sebelum booking diproses, berdasarkan data aktual.
  3. Harga dapat berubah karena selisih berat/volume aktual, kurs valas (hanya untuk penawaran yang belum disetujui atau telah melewati masa berlaku, lihat angka 5), surcharge carrier (peak/BAF/GRI), jalur merah/pemeriksaan, biaya asal/tujuan, dan perubahan regulasi/tarif resmi.
  4. Berat yang Ditagihkan (Chargeable Weight): yang lebih besar antara berat aktual dan volumetrik. Air = (P×L×T cm)÷6.000; Sea LCL = W/M (maks[CBM, MT]); FCL = per kontainer. Karena dihitung dari ukuran/berat aktual, harga final dapat berbeda dari estimasi.
  5. Kurs: harga dalam Rupiah pada penawaran yang telah disetujui Customer mengikat selama masa berlaku penawaran dan tidak berubah karena pergerakan kurs. Kurs jual bank pada tanggal invoice hanya digunakan untuk komponen yang belum termasuk dalam harga yang disetujui (antara lain Add-on, biaya tambahan sesuai S&K ini) atau untuk penawaran yang telah melewati masa berlakunya.
  6. Penawaran berlaku 7 (tujuh) hari kalender sejak diterbitkan. Sebelum Customer menyetujui, IDX dapat merevisi penawaran karena perubahan tarif atau surcharge resmi carrier dengan pemberitahuan tertulis; setelah disetujui, harga hanya dapat berubah karena sebab yang disebut pada angka 3 (data aktual berbeda, surcharge carrier yang berlaku pada tanggal pengangkutan, jalur merah/pemeriksaan, biaya asal/tujuan, perubahan regulasi/tarif resmi) dan diberitahukan secara tertulis.
  7. Untuk DDP, estimasi bea & pajak bersifat perkiraan; angka final ditetapkan setelah dokumen barang diperiksa dan penetapan kepabeanan.
  8. Kategori barang dan harga final ditetapkan setelah konfirmasi tim ops. Bila hasil konfirmasi tim ops menetapkan kategori atau harga berbeda dari estimasi, IDX menyampaikan harga revisi secara tertulis; booking baru aktif setelah Customer menyetujui harga revisi tersebut.
  9. Biaya Lokal Jakarta ditagihkan sesuai kartu "Cakupan Biaya" bila Add-on tersebut tetap dipilih. Harga Add-on ditetapkan setelah konfirmasi tim ops dan berlaku setelah disetujui Customer; Add-on yang tidak dipilih tidak ditagihkan.

4. Pembayaran, Deposit & Hak Lien

  1. Termin pembayaran: (a) impor (seluruh layanan Import) dan IDX Nusantara DTD - dibayar setelah barang tiba dan sebelum barang dilepas/diantar; (b) ekspor (IDX Export Port to Port) - dibayar lunas di muka sebelum keberangkatan; (c) termin lain hanya berlaku bila disepakati tertulis.
  2. IDX dapat meminta uang muka/deposit, khususnya untuk DDP dan undername.
  3. Pada DDP, IDX/pihak ketiga dapat menalangi bea & pajak; Customer wajib mengganti sesuai bukti resmi.
  4. Hak Lien: IDX berhak menahan barang atas biaya yang belum dibayar. Barang tidak dilepas sebelum seluruh kewajiban dilunasi, kecuali disepakati tertulis.
  5. Keterlambatan pembayaran menimbulkan storage/demurrage (Ps. 7) yang menjadi tanggungan Customer, penundaan layanan, dan dapat dikenakan bunga 2%/bulan.

5. Kewajiban & Pernyataan Customer

Customer menjamin: data & dokumen benar/lengkap/sah; barang bukan barang terlarang, dan bila Lartas memiliki izin sah (atau menyerahkan pengurusannya sesuai Ps. 8); nilai barang tidak di-under-declare; kooperatif menyediakan dokumen tepat waktu. Pelanggaran menjadi tanggung jawab & risiko Customer sepenuhnya.

6. Kepabeanan, Dokumen & HS Code

  1. Tim ahli IDX memberi rekomendasi HS Code berdasarkan informasi Customer.
  2. Klasifikasi & penetapan final adalah wewenang DJBC.
  3. Reklasifikasi, kurang bayar, atau denda dari data Customer yang tidak akurat menjadi tanggung jawab Customer — termasuk pada DDP (DDP menanggung proses & bea/pajak wajar, bukan sanksi akibat kesalahan data).
  4. Jalur merah/behandle menimbulkan biaya & waktu tambahan yang menjadi tanggungan Customer (kecuali diatur lain untuk DDP di Ps. 7).

7. Storage, Demurrage & Detention

  1. IDX Import Port to Port, IDX Export Port to Port, IDX Nusantara DTD (serta IDX Import DTD DAP / IDX Export DTD DAP untuk booking lama): storage/demurrage/detention belum termasuk dan menjadi tanggungan Customer, termasuk bila keterlambatan karena proses/pemeriksaan bea cukai atau faktor otoritas.
  2. DDP: IDX menanggung storage/demurrage dari proses normal bea cukai/otoritas, sampai batas 3 Hari Kerja ("Cap DDP"). Melebihi cap → dibicarakan terpisah/tanggungan Customer, kecuali murni kelalaian IDX. Pengecualian (tetap tanggungan Customer walau DDP): keterlambatan akibat kesalahan Customer (dokumen kurang/salah, izin belum ada, under-declaration, lambat merespons, tunggakan). Force majeure/otoritas ekstrem (Ps. 16) tidak menjadi tanggungan penuh IDX.
  3. IDX mempercepat clearance & memberi tahu Customer bila ada risiko keterlambatan. Customer wajib menyelesaikan clearance sebelum free time berakhir.

8. Layanan DDP & Perizinan Impor Pihak Ketiga (Undername)

  1. Perizinan impor DDP dapat diurus melalui importir terdaftar pihak ketiga (undername) yang sah; pihak ketiga menjadi importer of record.
  2. Tergantung ketersediaan & persetujuan pihak ketiga, dan hanya untuk barang yang layak. IDX/pihak ketiga berhak menolak/menyeleksi barang.
  3. Izin khusus barang Lartas/regulated (SNI, izin kementerian, karantina, lab test) ditangani per kasus dan mungkin memerlukan keterlibatan Customer; tidak otomatis termasuk.
  4. Bila pihak ketiga tidak tersedia/menolak/dicabut/di-audit, IDX memberi tahu Customer; penyelesaian mengikuti Ps. 10, biaya menjadi tanggungan Customer kecuali murni kelalaian IDX.
  5. Customer wajib deklarasi jujur, memberi deposit/jaminan, dan membebaskan (indemnify) IDX & pihak ketiga dari tuntutan/pajak/denda yang timbul dari barang/data Customer.

8A. IDX Import Drop Point Consol DDP

  1. Alamat gudang Drop Point & Marking Code diberikan setelah booking dikonfirmasi. Ongkos mengirim barang ke Drop Point ditanggung Customer.
  2. Customer wajib menulis Marking Code di setiap koli. Barang tanpa marking yang benar sulit diidentifikasi; kekeliruan/kehilangan akibat marking tidak lengkap bukan tanggung jawab IDX.
  3. Harga all-in DDP (bea & pajak termasuk), termasuk handling di gudang Drop Point, dokumen ekspor di negara asal, serta storage/demurrage dari proses normal bea cukai sampai 3 Hari Kerja (Cap DDP, Ps. 7); izin ekspor khusus (Export Licence) tersedia sebagai Add-on; angka final ditetapkan setelah dokumen barang diperiksa dan penetapan kepabeanan.
  4. Bila gudang asal mengenakan biaya tambahan (oversize, repacking, remote delivery, dll.), Customer dimintai persetujuan lebih dulu sebelum diproses.
  5. Minimum kiriman 10 kg untuk udara (semua titik Drop Point) dan mulai 0,5 CBM untuk laut, berbeda per titik asal: Foshan/Johor/Singapore/Bangkok/Taiwan 0,5 CBM; Hong Kong 1 CBM; Busan 1 CBM; California 3 CBM. Kiriman di bawah minimum tetap dilayani dan ditagih sebesar minimum. Hanya untuk barang umum (GENCO) non-Lartas, kecuali varian Lartas Singapore & Johor (laut LCL) yang mencakup izin & kepabeanan Lartas. Ketentuan DDP lain (Ps. 6, 7, 8) tetap berlaku.

9. Barang Larangan/Pembatasan (Lartas) & Barang Terlarang

  1. IDX tidak mengangkut barang terlarang; berhak menolak, menghentikan, dan melaporkan ke otoritas tanpa kewajiban ganti rugi.
  2. Barang Lartas hanya diproses bila izin sah lengkap. Tanpa izin → risiko tertahan/denda/disita sepenuhnya tanggung jawab Customer.

10. Barang Tak Dapat Diselesaikan & Penelantaran (Abandonment)

  1. Bila barang tidak dapat di-clear, IDX memberi tahu Customer. Customer wajib mengambil keputusan (melengkapi/re-ekspor/menarik) dalam 7 Hari Kerja.
  2. Seluruh biaya (storage, demurrage, freight retur, pemusnahan, denda) menjadi tanggungan Customer.
  3. Bila Customer tidak merespons/membayar dalam 14 Hari Kerja, barang dianggap ditelantarkan; IDX berhak melaksanakan hak lien (menahan/melelang/memusnahkan sesuai hukum) dan menggunakan hasilnya untuk menutup biaya. Customer tetap bertanggung jawab atas kekurangannya.

11. Barang Khusus (Perishable, DG, Reefer, OOG)

  1. Barang mudah rusak/perishable diterima atas risiko Customer; IDX tidak bertanggung jawab atas kebusukan akibat waktu proses bea cukai/penahanan otoritas. Disarankan asuransi.
  2. Barang berbahaya (DG), reefer, atau over-dimensi (OOG) wajib dideklarasikan sejak awal; dikenakan biaya/penanganan khusus & dapat ditolak. Deklarasi keliru = risiko Customer.

12. Asuransi & Batas Tanggung Jawab

  1. Asuransi kargo tidak termasuk dalam harga dan tersedia atas permintaan Customer. Untuk barang yang diasuransikan, klaim mengikuti ketentuan polis.
  2. Dalam kedudukannya sebagai freight forwarder, tanggung jawab IDX mengacu pada FIATA Model Rules for Freight Forwarding Services, dengan batas: (a) kehilangan atau kerusakan barang - paling banyak setara 2 SDR (Special Drawing Rights IMF) per kilogram berat kotor barang yang hilang atau rusak; (b) keterlambatan - paling banyak sebesar biaya jasa IDX untuk layanan yang mengalami keterlambatan; (c) kerugian lain di luar huruf (a) dan (b) - paling banyak setara 10.000 SDR per kejadian. Batas tersebut tidak berlaku apabila nilai barang telah dinyatakan secara tertulis oleh Customer dan disetujui IDX sebelum pengiriman, dan biaya tambahan atas pernyataan nilai tersebut telah dibayar.
  3. Apabila kerugian terjadi pada tahap pengangkutan yang dilaksanakan pengangkut (maskapai atau pelayaran), tanggung jawab tunduk pada ketentuan yang berlaku bagi pengangkut tersebut: (a) angkutan udara internasional - Konvensi Montreal 1999 sebagaimana disahkan dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2016 (batas kargo 26 SDR per kilogram sejak 28 Desember 2024); (b) angkutan udara dalam negeri - Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 77 Tahun 2011 beserta perubahannya; (c) angkutan laut - ketentuan Bill of Lading pengangkut dan hukum yang berlaku. IDX meneruskan klaim Customer kepada pengangkut dan menyerahkan seluruh ganti rugi yang diterima dari pengangkut kepada Customer.
  4. IDX tidak bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung atau konsekuensial, termasuk kehilangan keuntungan, kehilangan pasar, bunga dan denda kontrak, serta atas kerusakan yang disebabkan sifat barang, pengemasan yang tidak memadai, atau data yang tidak benar dari Customer.
  5. Nilai SDR dikonversi ke Rupiah menggunakan kurs SDR yang diterbitkan IMF pada tanggal penyelesaian klaim.
  6. Barang yang tidak diserahkan dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak tanggal seharusnya diserahkan dapat dianggap hilang, kecuali terdapat bukti sebaliknya.
  7. Klaim: wajib diberitahukan secara tertulis ke admin@indoexpress.co.id dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak barang diterima, disertai bukti. Hak menuntut gugur apabila gugatan tidak diajukan dalam waktu 9 (sembilan) bulan.

13. Waktu Transit

Estimasi transit bersifat perkiraan, bukan jaminan. Keterlambatan akibat carrier, cuaca, otoritas, atau force majeure bukan tanggung jawab IDX.

14. Ketentuan Khusus Ekspor

  1. Storage di titik asal (Jakarta) menunggu PEB/izin/jadwal belum termasuk & menjadi tanggungan Customer.
  2. Bea keluar, PEB/customs, serta pajak & bea di negara tujuan menjadi tanggungan Customer/Consignee.
  3. Bila Consignee menolak/tidak mengambil barang, biaya penyimpanan/retur/pemusnahan menjadi tanggungan Customer (Shipper).

15. Pembatalan & Pengembalian Dana

  1. Pembatalan sebelum barang diproses/diangkut: biaya yang sudah timbul tidak dapat dikembalikan.
  2. Setelah barang berangkat/diproses bea cukai, pembatalan tidak dimungkinkan; biaya berjalan tetap ditagihkan.

16. Force Majeure

  1. IDX tidak bertanggung jawab atas kegagalan/keterlambatan akibat keadaan di luar kendali wajar: bencana alam, perang, mogok, pandemi, kebijakan pemerintah, kongesti pelabuhan, gangguan sistem otoritas (mis. CEISA), dsb.
  2. Termasuk sebagai keadaan di luar kendali IDX adalah keputusan, penilaian, asumsi, atau kebijakan diskresi petugas/pejabat Bea dan Cukai (DJBC) — pemeriksaan fisik/jalur merah, penetapan/asumsi nilai pabean, reklasifikasi HS, penetapan tarif, penahanan barang, permintaan dokumen tambahan, dsb. Keterlambatan/biaya tambahan yang timbul bukan tanggung jawab IDX dan menjadi tanggungan Customer (kecuali diatur khusus untuk DDP di Ps. 7).

17. Data Pribadi

Pengumpulan & penggunaan data tunduk pada Kebijakan Privasi, bagian tak terpisahkan dari S&K ini.

18. Penyelesaian Sengketa

  1. S&K ini tunduk pada hukum Republik Indonesia.
  2. Sengketa diselesaikan lebih dulu secara musyawarah; bila gagal, melalui Pengadilan Negeri Jakarta (atau arbitrase yang disepakati) sebagai domisili hukum.

19. Perubahan Ketentuan

IDX dapat memperbarui S&K sewaktu-waktu; perubahan berlaku sejak dicantumkan di aplikasi/website.

20. Kontak

PT. IndoExpress Logistics
Email: admin@indoexpress.co.id
WhatsApp/Telepon: +62 857-7232-7426
Website: www.indoexpress.co.id